Polsek Serawai melakukan ground check terhadap tiga titik hotspot yang terpantau di wilayah Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, Kamis (8/10/2026).
Pengecekan dilakukan mulai pukul 09.00 WIB terhadap titik hotspot yang terdeteksi berdasarkan pemantauan satelit NASA pada Rabu (7/10/2026) pukul 00.00 hingga 19.00 WIB.
Tiga titik tersebut berada di dua desa, yakni dua titik di Desa Tanjung Harapan dan satu titik di Desa Tunas Harapan. Berdasarkan hasil pengecekan, luas lahan yang terdampak masing-masing diperkirakan sekitar 1 hektare, 0,9 hektare dan 1 hektare, dengan total sekitar 2,9 hektare.
Dua titik di Desa Tanjung Harapan masing-masing berada pada koordinat -0,28276, 112,57999 dan -0,28151, 112,5798. Sementara titik di Desa Tunas Harapan berada pada koordinat -0,368, 112,41643.
Kegiatan verifikasi melibatkan personel Polsek Serawai bersama personel TNI. Petugas mendatangi lokasi sesuai koordinat yang terdeteksi dan melakukan pemeriksaan terhadap titik-titik yang dapat dijangkau.
Hasil pengecekan menunjukkan lokasi yang terdampak merupakan lahan dengan jenis tanah mineral dan vegetasi berupa semak belukar. Pemilik lahan belum diketahui, sementara lokasi berada di wilayah yang terdapat pemukiman penduduk.
Saat petugas tiba di lokasi, seluruh titik api yang dapat dijangkau telah dalam kondisi padam. Meski demikian, petugas tetap melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi di sekitar titik yang terdeteksi.
Dalam kegiatan tersebut, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar sebagai langkah pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Petugas menghadapi kondisi medan yang cukup sulit dengan akses terbatas menuju sejumlah titik hotspot. Hal tersebut menyebabkan proses pengecekan membutuhkan waktu lebih lama.